welcome to my blog.. hope you enjoy reading :)

Kamis, 31 Maret 2011

11th April coming fast please !!!

can't wait to greet day it arrived.
This day on 1 April 2011
27 days had I not meet him,
him, who I love
he said when we met later, 
he wanted to see me wearing wedgesand dressing up like a woman completely beautiful..
he knew, that I never wear wedges, and dressing up only in moderation if I go
but it doesn't matter to me,
I'm going to fulfill his demands.
for we very seldom to be able to go together..
I hope you come home soon darling :)
with you is all i need :*

Chord – Mengenal Akor



Apa itu harmoni?

Harmoni menurut Pono Banoe dalam Kamus Musik karangannya adalah: 
“Cabang ilmu pengetahuan musik yang membahas dan membicarakan perihal keselarasan/keindahan komposisi musik”.
Definisi di atas sangatlah tepat, tetapi bagi sebagian orang awam bahasanya terlalu berat, sederhananya, harmoni adalah ilmu yang membahas mengenai chord/akor. Chord boleh diartikan sebagai:
“Tiga nada atau lebih yang dibunyikan bersama”.
Jenis chord yang lazim digunakan oleh lagu-lagu dewasa ini adalah Mayor, Minor, Augmented dan Diminished. Jika anda pernah bermain instrumen seperti gitar, piano, keyboard, dll; tentu mengerti istilah Am (A Minor), D (D Mayor), B aug (B Augmented) atau F dim (F Diminshed). :?: Sampai di sini sudah jelas? Okey next… Keempat jenis chord tadi, masing-masing memiliki susunan nada yang berbeda. Susunan nada ini boleh dibilang sebagai rumus. Nah, sebelum melangkah lebih lanjut, kita harus tahu bahwa rumus chord dipengaruhi / dibentuk oleh interval (jarak suatu nada dengan nada lainnya).

TANGGA NADA DIATONIS
Untuk memahami rumus chord, paling tidak kita harus tahu tangga nada. Waktu di SD, SMP atau SMA kita tentu pernah mempelajari: do-re-mi-fa-sol-la-si-do / 1-2-3-4-5-6-7-1. Nah, tangga nada ini di dalam musik disebut sebagai tangga nada “diatonis” mayor. Sedangkan tangga nada diatonis minor tersusun sebagai berikut: la-si-do-re-mi-fa-sol-la / 6-7-1-2-3-4-5-6.
TANGGA NADA KROMATIS
Ada juga tangga nada yang disebut “kromatis” yang isinya sebagai berikut: do-di-re-mi-fa-fi-sol-sel-la-sa-si-do / 1-#1-2-#2-3-4-#4-5-#5-6-#6-7-1. Tanda # (kres/sharp) di sini artinya nada naik setengah; misalnya “do” (simbol angka 1) naik setengah menjadi “di” (#1).
Kalau sudah memahami tangga nada di atas, maka inilah rumus chord yang kita sebut-sebut tadi. Chord MAYOR Memiliki rumus jarak nada “root-M3-P5″, bisa dianalogikan menjadi jarak: do-mi-sol / 1-3-5 Chord MINOR Memiliki rumus jarak nada “root-m3-P5″, bisa dianalogikan menjadi jarak: do-ri-sol / 1-#2-5 Chord AUGMENTED Memiliki rumus jarak nada “root-M3-A5″, bisa dianalogikan menjadi jarak: do-mi-sel / 1-3-#5 Chord DIMINSHED Memiliki rumus jarak nada “root-m3-d5″ bisa dianalogikan menjadi jarak: do-ri-fi / 1-#2-#4

titi laras

each face of this subject we must feeling tense . even though lecturers are very familiar with us. newest tasks provided for next week is to "create and read the notation by using the barrelsalendro"


but fortunately I was one of a group with friends who understand true with this material. so after the lecture was finished, we immediately discuss and make notes. like this roughly :




unfortunately I can not upload the sound of this notation :(

Rabu, 30 Maret 2011